WHO: Akhir Pandemi Sudah di Depan Mata, Dunia akan Hadapi Masa Sulit 3 Bulan ke Depan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

WHO: Akhir Pandemi Sudah di Depan Mata, Dunia akan Hadapi Masa Sulit 3 Bulan ke Depan

by BATAM NOW
11/Jan/2022 19:27
WHO Uji 3 Obat Baru untuk Covid-19

World Health Organization (WHO). (F: AP Photo/ Anja Niedringhaus)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Seorang utusan khusus untuk tim virus corona Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Senin (10/01/2022) bahwa akhir pandemi sudah di depan mata. Akan tetapi kehidupan masih akan sulit sampai setidaknya musim semi atau tiga bulan mendatang.

“Saya khawatir kita sedang bergerak secara maraton, tetapi tidak ada cara yang sebenarnya untuk mengatakan bahwa kita berada di akhir – kita dapat melihat akhir di depan mata, tetapi kita belum sampai di sana,” kata utusan khusus WHO David Nabarro kepada Sky News.

Dia menambahkan, sebelum dunia mencapai akhir pandemi, akan ada “beberapa sandungan”.

“Ini akan sulit untuk setidaknya tiga bulan ke depan,” kata Nabarro kepada Sky News.

Dia mengatakan bahwa dunia akan terus melihat varian Covid-19 baru dan merasakan tekanan dari sistem perawatan kesehatan.

Meskipun sulit menggunakan masa lalu untuk memprediksi perilaku virus di masa depan, Nabarro mengatakan dia memperkirakan virus akan datang dalam gelombang, dan untuk hidup dengannya, orang perlu bersiap dan bereaksi dengan cepat terhadap lonjakan tersebut.

Baca Juga:  35 Wisatawan dari Singapura Tiba di Bintan Lewat Travel Bubble

“Hidup bisa terus berjalan, kita bisa membuat ekonomi berjalan lagi di banyak negara, tetapi kita harus benar-benar menghormati virus dan itu berarti memiliki rencana yang sangat bagus untuk menghadapi lonjakan itu,” katanya.

Dunia menghadapi lonjakan kasus COVID-19 sebagian karena varian Omicron.

Menurut data Johns Hopkins yang dibagikan oleh The New York Times, pada 9 Januari, dunia menghadapi rata-rata 2,4 juta kasus COVID-19 setiap hari secara global.

Sementara, data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menunjukkan, Amerika yang menorehkan jumlah kasus tertinggi di dunia, rata-rata hampir mencatat 670.000 kasus baru setiap hari. Angka tersebut didorong oleh varian Omicron yang sangat menular. (*)

   sumber: Kontan.co.id
Berita Sebelumnya

Hari Ini, Kasus Covid-19 di RI Bertambah 802

Berita Selanjutnya

Bakal Bersua di Bintan, Presiden Jokowi dan PM Singapura Siap Teken Pengalihan FIR?

Berita Selanjutnya
Bakal Bersua di Bintan, Presiden Jokowi dan PM Singapura Siap Teken Pengalihan FIR?

Bakal Bersua di Bintan, Presiden Jokowi dan PM Singapura Siap Teken Pengalihan FIR?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com