BatamNow.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, terus memperkuat peran Ketua RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai ujung tombak pemerintah sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Kata Amsakar melalui komunikasi yang efektif di tingkat lingkungan, ia berharap berbagai program dan kebijakan Pemerintah Kota Batam dapat tersampaikan secara utuh, sekaligus mencegah terjadinya miskomunikasi dan misinformasi di tengah masyarakat.
Amsakar mengatakan itu saat menghadiri silaturahmi wali kota dan wakil wali kota Batam bersama Ketua RT, RW, dan LPM Kecamatan Sagulung Triwulan II Tahun 2026 di Gedung Serba Guna SP Plaza, Kecamatan Sagulung, Senin (06/07/2026) malam.
Menurutnya, RT, RW, dan LPM memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat lingkungan.
Melalui mereka, berbagai program, kebijakan, dan informasi pembangunan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat sehingga mengurangi potensi miskomunikasi maupun misinformasi.
Ia berharap para ketua RT, RW, dan pengurus LPM dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Dengan begitu, ujarnya, tidak ada lagi miskomunikasi maupun misinformasi yang berkembang di ruang publik.
Realisasi Belanja RT, RW dan LPM Tahun 2025 Turun Dibanding 2024
Berdasarkan alokasi belanja daerah, dikutip media ini dari LHP BPK atas laporan keuangan Pemko Batam tahun 2025, Pemerintah Kota Batam menganggarkan Rp 41,2 miliar untuk belanja uang yang diberikan kepada RT atau sebutan lainnya pada tahun 2025.
Sedangkan belanja yang diberikan kepada RW atau sebutan lainnya mencapai Rp 9,8 miliar, dan untuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dialokasikan sebesar Rp 768 juta.
Sehingga total angggaran diberikan untuk RW, RT, dan LPM mencapai ±Rp 51,8 miliar.
Sedangkan pada tahun sebelumnya, anggaran untuk RT tercatat sebesar Rp 46,4 miliar, untuk RW Rp 11 miliar, dan untuk LPM Rp 1 miliar.
Amsakar Sampaikan Pertemuannya dengan Presiden Prabowo
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, baru memenuhi undangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memaparkan berbagai capaian pembangunan Kota Batam, khususnya kontribusi terhadap pertumbuhan investasi nasional.
Selain itu, ia mengajak RT, RW, dan LPM mendukung peluncuran Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Program tersebut diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran melalui sistem yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Amsakar meminta para pemimpin lingkungan aktif mengedukasi masyarakat agar mendaftarkan diri ke Portal Perlinsos sehingga data penerima bantuan sosial semakin valid.
Sementara itu, perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Sagulung, Holdi, menyatakan pihaknya siap mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota Batam, termasuk menyosialisasikan Portal Perlinsos kepada masyarakat. (Red)

