BatamNow.com – Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Malaya, Malaysia, dalam bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui program studi doktor (PhD) berbasis riset.
Program ini ditujukan bagi pelaku usaha konstruksi, dosen, dan profesional yang peduli terhadap pengembangan pendidikan, khususnya mereka yang direkomendasikan oleh APPEKNAS.
Peserta akan mendapatkan pembiayaan kompetitif dengan sistem bankable. Diperuntukkan bagi yang berlatar belakang pendidikan magister bidang industri, engineering, niaga, dan lainnya.
Hal tersebut dijelaskan dalam pertemuan Business Matching yang digelar pada Kamis, 30 Oktober 2025, yang menghadirkan sejumlah pihak penting, di antaranya:
- Assoc. Prof. Is. Dr. Zam, President Majlis Integrasi Pendidikan Negara Malaysia (National Education Integration Council).
- Assoc. Prof. Is. Dr. Law Yong Hoe, dari Majlis Pemerkasaan Perniagaan Malaysia (Malaysia Business Empowerment Council).
- Mr. Is. Kee Yong Seng, MBA, dari Alchemist Fintech Group SDN. Bhd.
Ketua Umum DPN APPEKNAS, Dr. Ir. Fandy Iood, menyambut positif kerja sama ini dan mengajak para calon mahasiswa doktoral untuk segera mendaftar melalui APPEKNAS.
Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi Fandy Iood melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Seiva Tekindo Persada di nomor 0811-7778-757 (Call Center).
“Program ini menjadi kesempatan berharga bagi SDM konstruksi Indonesia untuk mengembangkan kapasitas akademik dan risetnya di kampus internasional bergengsi,” ujar Fandy.
Menurut Prof. Zam, Universitas Malaya membuka kesempatan luas bagi calon mahasiswa Indonesia yang memiliki rekam jejak akademik baik.
Calon mahasiswa wajib menyerahkan proposal penelitian dan memiliki nilai magister minimal 3.5. Selain itu, dibutuhkan kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 6.0, yang mungkin akan naik menjadi 6.5.
Ia menambahkan, mahasiswa dapat memilih calon supervisor sendiri atau mendapatkan bantuan dari pihak universitas.
Program PhD ini ditempuh selama 3–4 tahun dengan biaya yang dinilai lebih terjangkau dibandingkan universitas di Indonesia.
Adapun syarat utama pendaftaran, sebagai berikut:
- Proposal penelitian wajib diserahkan saat mendaftar
- Nilai magister minimal CGPA 3.5
- Skor IELTS minimal 6.0 (berpotensi naik menjadi 6.5)
- Menunjukkan pengalaman riset relevan dengan bidang studi
- Tersedia program fast track untuk alumni S1 Universitas Malaya dengan IPK 3.7 yang memungkinkan mereka langsung melanjutkan ke PhD. (*)
Apakah Anda ingin saya tambahkan lead versi yang lebih pendek dan menarik khas berita daring (misalnya untuk pembuka portal BatamNow.com)?



