BatamNow – Sektor budidaya perikanan menjadi program prioritas Apri Sujadi sejak ia menjabat Bupati Bintan periode 2016-2021. Memang sektor ini termasuk ke dalam janji politik Apri ketika maju menjadi Calon Bupati Bintan di Pilkada 5 tahun yang lalu.
Apri berhasil menuntaskan janji politiknya itu. Melalui pemberdayaan pengusaha budidaya perikanan dan nelayan tangkap, hasil produksi perikanan Kabupaten Bintan meningkat setiap tahunnya.
Berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan 4 tahun terakhir (2016-2019) ini, total hasil produksi budidaya perikanan Kabupaten Bintan mencapai 218.910,33 ton.
Berikut data hasil produksi budidaya perikanan Bintan 4 tahun terakhir.
- Tahun 2016 : 50.022,21 ton
- Tahun 2017 : 55.171,22 ton
- Tahun 2018 : 56.090,50 ton
- Tahun 2019 : 57.626,40 ton
Dapat kita lihat bahwa hasil produksi dari sektor budidaya perikanan Kabupaten Bintan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Keberhasilan ini tentunya dapat dicapai berkat langkah konkrit dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, seperti:
1. Pemberian bibit ikan, pakan dan keramba
Pemkab Bintan telah menyalurkan sebanyak 1.893.880 ekor bibit ikan. Bibit ikan ini diberikan kepada 88 kelompok budidaya ikan. Antara lain, bibit ikan kerapu untuk dibudidayakan di laut serta bibit ikan lele, gurami, nila dan patin untuk budidaya di air tawar.
Juga disalurkan pakan sebanyak 160,03 ton untuk 123 kolam, 117 kantung keramba jaring apung serta perlengkapan lainnya yang dibutuhkan. Dukungan Pemkab Bintan ini berimplikasi baik terhadap jumlah produksi perikanan Bintan.
“Hasilnya sangat berdampak postif pada peningkatan pendapatan masyarakat khususnya para nelayan,” ungkap Apri, Jumat (25/09) Kepada BatamNow melalui sambungan telepon.
2. Bantuan peralatan kepada nelayan tangkap
Perhatian Apri juga diberikan terhadap nelayan tangkap. Ia berjuang untuk pembiayaan bantuan peralatan yang dibutuhkan para nelayan tangkap lewat anggaran daerah.
Perjuangannya itu berbuah manis, nelayan tangkap di Bintan memperoleh bantuan 154 unit kapal, 13.417 bubu ikan, 6.471 jaring penangkap ikan, 13 kelong (apung dan tancap) serta peralatan lainnya.
Apri menjelaskan bantuan dan dukungan yang disalurkan ke nelayan sangat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi kelompok nelayan.
Perlu diketahui, di Kabupaten Bintan terdapat 1.453 Rumah Tangga Perikanan (RTP). Dimana RTP ini setara dengan satu Kepala Keluarga (KK), yang melakukan kegiatan usaha budidaya perikanan dan/ atau penangkapan ikan.
“Setelah panen, hasil produksi akan dijual ke pasar. Dengan demikian RTP ini adalah unit ekonomi di sektor perikanan, baik budidaya maupun tangkap,” ujar Apri.(*)








