Florona Cuma Fenomena, Bukan Mutasi Baru Covid-19 - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Pilihan Editor
  • Wawancara
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Opini
No Result
View All Result
  • Pilihan Editor
  • Wawancara
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Florona Cuma Fenomena, Bukan Mutasi Baru Covid-19

03/Jan/2022 19:24
Studi: Risiko Wafat karena Infeksi Covid B117 Lebih Tinggi

IIustrasi, mutasi Covid-19. (F: iStockphoto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Setelah muncul nama Demicron, kini mencuat nama Florona. Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, menegaskan Florona bukan mutasi varian baru Covid-19 tetapi merupakan fenomena terjadinya infeksi ganda akibat dua jenis virus berbeda.

“Sebenarnya bukan varian baru namun ada infeksi ganda, artinya ada dua jenis virus yang menginfeksi pada seseorang,” kata Zubairi.

Dilansir Tempo.co, menanggapi adanya ibu hamil di Israel yang terinfeksi kedua virus tersebut secara bersamaan, Zubairi menuturkan hal tersebut terjadi karena kondisi sistem imunitas pada tubuh yang sedang lemah. Artinya, kasus seperti ini jarang terjadi namun tetap memiliki kemungkinan untuk menulari seseorang secara bersamaan karena kedua virus sama-sama menular melalui udara atau droplet dan menyerang saluran pernapasan.

Walaupun memiliki persamaan dalam cara penularan, baik Covid-19 maupun influenza memiliki penyebab yang berbeda sehingga obat atau vaksin diberikan kepada pasien secara berbeda pula.

“Tidak perlu khawatir karena influeza amat sangat jarang ditemukan di Indonesia, apalagi yang menyebabkan kematian. Influenza jangan dikira sama dengan flunya orang Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, flu yang banyak diderita orang Indonesia merupakan common cold yang menyebabkan batuk, pilek, dan bersin saja, tak sama dengan influenza di negara yang memiliki musim dingin seperti Amerika Serikat, yang menyebabkan penderita memiliki gejala berat seperti terkena radang paru atau meninggal.

Meski jarang ditemukan, Zubairi meminta semua pihak tetap waspada dan tidak bersifat angkuh pada kondisi negara saat ini. Ia meminta seluruh pihak tetap mengedepankan protokol kesehatan, khususnya vaksinasi Covid-19, sehingga dapat menangkal berbagai virus masuk ke dalam tubuh.

Baca Juga:  1.000 Batang Pohon Penghijauan Ditanam di Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang

“Yang paling penting untuk menangkal virus, khususnya virus penyebab Covid-19, adalah vaksinasi. Jadi, siapa yang belum vaksinasi dua kali segera vaksinasi,” tegasnya.

Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, juga mengatakan terjadinya infeksi ganda dipengaruhi oleh tiga hal. Ketiga hal itu adalah seberapa kuat virus bertahan, seberapa kuat daya tahan tubuh, dan faktor lingkungan sekitar.

“Jadi, tidak bisa kita katakan kalau Covid lebih kuat atau flunya lebih kuat. Itu tergantung masing-masing orang perkembangannya. Tapi sekali lagi, kemungkinan menderita dua dapat saja terjadi,” tegas Tjandra.

Tjandra menjelaskan tidak ada gejala spesifik dari Florona karena hanya sebuah nama yang dibuat oleh seseorang sehingga bila bicara mengenai bisa atau tidaknya memberikan dampak terjadinya gelombang Covid-19 yang baru, masih butuh analisis dan pantauan lebih lanjut dari negara dengan kasus yang bersangkutan.

“Istilah Florona tidak ada dalam dunia. Itu hanya beredar di media sosial, tak ada penyakit yang namanya Florona. Kita tunggu saja analisa dari Israel apakah ini fenomena atau banyak kasusnya,” kata mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara itu.

Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang didapat melalui media sosial dan terus mencari informasi dari sumber yang terpercaya. Diharapkan pula, semua pihak dapat terus disiplin menjalankan protokol kesehatan supaya tetap sehat dan dapat memutus rantai penularan Covid-19.

“Akan lebih baik kalau masyarakat mengikuti sumber berita yang akurat dan benar, tidak sepenuhnya berpegangan pada media sosial yang tidak terlalu jelas kebenarannya,” imbaunya. (*)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

KSAD Jenderal TNI Dudung Tiba di Batam, Awali Rangkaian Kunkernya di Kepri

Berita Selanjutnya

Jadi Tersangka Penyebaran Berita Bohong, Bahar Smith Ditahan!

Berita Selanjutnya
Jadi Tersangka Penyebaran Berita Bohong, Bahar Smith Ditahan!

Jadi Tersangka Penyebaran Berita Bohong, Bahar Smith Ditahan!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Pilihan Editor
  • Wawancara
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com