Gubernur Ansar Resmi Buka Musrenbang RKPD Kepri 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi, Infrastruktur, dan SDM - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Gubernur Ansar Resmi Buka Musrenbang RKPD Kepri 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi, Infrastruktur, dan SDM

27/Mei/2025 14:30
Gubernur Ansar Resmi Buka Musrenbang RKPD Kepri 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi, Infrastruktur, dan SDM
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Selasa (27/05/2025) di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dan diselaraskan dengan peluncuran program BPJS Ketenagakerjaan untuk Petani dan Nelayan.

Sejumlah tokoh hadir memberikan paparan strategis, antara lain Tim Ahli Penasehat Gubernur Kepri Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud, serta Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Bappenas, Maliki.

Mereka memaparkan berbagai dinamika makro pembangunan nasional serta peluang daerah untuk mengambil peran lebih besar dalam strategi pembangunan jangka menengah dan panjang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, para anggota DPD RI dapil Kepri, unsur Forkopimda Kepri, Bupati/Walikota se-Kepri atau yang mewakili, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

 

1 of 9
- +

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar forum tahunan, melainkan fondasi utama dalam membangun sinergi lintas sektor demi pembangunan yang lebih tepat sasaran, responsif, dan berkelanjutan.

“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan tahun 2026 benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, perencanaan harus berpijak pada data, potensi riil, serta dukungan seluruh elemen,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menyampaikan sejumlah capaian penting Kepri sepanjang 2024. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,02%, menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi ketiga di Sumatera. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri meningkat menjadi 79,89 poin, tertinggi di Sumatera dan ketiga nasional setelah DKI Jakarta dan Yogyakarta. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 4,78%, dan inflasi turun signifikan ke angka 2,09%.

Baca Juga:  Capai Target Vaksinasi, Optimalkan PPKM Mikro. Gubernur Ansar Yakin Covid-19 Menurun di Kepri

“Ini buah kerja keras dan sinergi semua pihak: pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Masih banyak tantangan ke depan yang harus kita jawab dengan kerja bersama,” kata Ansar.

Gubernur juga menyoroti ketidakpastian global seperti perang tarif, perubahan iklim, dan inflasi global yang harus diantisipasi lewat kebijakan yang adaptif dan progresif.

Tema pembangunan Kepri Tahun 2026 adalah “Akselerasi Potensi Perekonomian Daerah dan Sumber Daya Manusia, Didukung Kelembagaan Pemerintah Daerah yang Efektif dan Akuntabel.”

Tema ini dijabarkan ke dalam tiga prioritas pembangunan utama:

1. Akselerasi Pengelolaan Potensi Ekonomi Maritim dan Investasi yang berkualitas dengan memperhatikan Kelestarian Lingkungan, termasuk pariwisata, ekonomi kreatif, industri, perdagangan, pertanian, kelautan, dan UMKM.

2. Akselerasi Peningkatan Konektivitas antar Wilayah dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur serta Ketahanan terhadap Bencana , seperti jalan, pelabuhan, SPAM, jaringan transportasi publik, dan program Kepri Terang.

3. Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia, Reformasi Birokrasi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi serta Pelestarian Budaya Melayu , termasuk beasiswa, layanan kesehatan, pelestarian budaya Melayu, digitalisasi pelayanan publik, dan insentif masyarakat desa.

Program unggulan lainnya mencakup pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Revitalisasi Pulau Penyengat, Rumah Singgah Batam dan Jakarta, ambulan laut, serta penguatan pelaku seni, guru, mubaligh, RT/RW, dan perangkat desa.

Dengan prioritas tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,33% di tahun 2026, PDRB Per Kapita mencapai 169,22 juta rupiah, Indeks Modal Manusia (IMM) mencapai level 0,61, Tingkat Kemiskinan diturunkan dalam rentang 4,25 hingga 4,75 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka dapat ditekan menjadi 6,47 persen serta Indeks Gini berada pada angka 0,346.

“Kami menyadari bahwa target ini tidak mudah, dan anggaran kita terbatas. Karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan tingkatan pemerintahan,” ujar Gubernur Ansar seraya menutup sambutannya. (*)

Berita Sebelumnya

Menelisik PT Batu Ampar Container Terminal yang Disebut Jadi Pengelola Baru Pelabuhan Batu Ampar

Berita Selanjutnya

LSBH MK dan Embun Pelangi Beri Penyuluhan Hukum untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Batam

Berita Selanjutnya
LSBH MK dan Embun Pelangi Beri Penyuluhan Hukum untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Batam

LSBH MK dan Embun Pelangi Beri Penyuluhan Hukum untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com