Menelisik PT Batu Ampar Container Terminal yang Disebut Jadi Pengelola Baru Pelabuhan Batu Ampar - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Menelisik PT Batu Ampar Container Terminal yang Disebut Jadi Pengelola Baru Pelabuhan Batu Ampar

75 Persen Saham Dipegang ICTSI Asal Filipina

by BATAM NOW
27/Mei/2025 11:24
Stranas Pencegahan Korupsi: Pelabuhan Batu Ampar Masih Banyak Catatan Pembenahan

Pelabuhan Batu Ampar di Kota Batam, salah satu yang masuk zona merah Stranas Pencegahan Korupsi. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kabar penggantian “mendadak” pengelola Pelabuhan Batu Ampar yang “tetiba” menghebohkan.

Pasalnya, PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam atau yang akrab dikenal Persero Batam, “tetiba” diminta hengkang.

Persero Batam adalah pengelola Dermaga Utara dan Terminal Peti Kemas (TPK) Tahap 1 dengan perjanjian berjangka waktu 37 tahun, efektif per 1 November 2023.

Namun belum sampai 2 tahun pengelolaan oleh entitas BUMN itu, kabarnya kontrak harus diakhiri.

Hal itu, menurut sumber terpercaya BatamNow.com, terungkap dalam rapat singkat pada Senin (26/05/2025), yang berlangsung di Kantor BP Batam.

Rapat itu dipimpin oleh Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Turut hadir Deputi II, Deputi V, kepala biro hukum dan organisasi, hingga direktur evaluasi dan pengendalian BP Batam.

Rapat itu juga dihadiri perwakilan Persero Batam serta pihak Interport dan ICTSI.

Baca Juga:  Ini Pengelola Baru Pelabuhan Batu Ampar Gantikan PT Persero Batam

Informasinya, konsorsium Interport dan ICTSI akan menjadi pengelola baru Pelabuhan Batu Ampar.

Lalu muncul satu perusahaan bernama PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) yang disebut adalah perusahaan patungan (joint venture) yang dibentuk oleh konsorsium Interport-ICTSI.

Dikonfirmasi terkait pergantian pengelola Pelabuhan Batu Ampar itu pada Senin (26/05/2025), Plt Kepala Biro Humas BP Batam, Ariastuty Sirait, tak merespons BatamNow.com.

 

1 of 4
- +

Siapa Interport?

Interport dengan induk perusahaan PT Interport Mandiri Utama (IMU) adalah badan usaha swasta yang bergerak di bidang operator pelabuhan & terminal serta layanan logistik.

Beroperasi di enam lokasi utama di Indonesia, Interport memiliki beberapa anak perusahaan. (sumber: Interport.co.id)

PT IMU bekerja sama dengan PT Indika Logistic & Support Services (ILSS) mendirikan PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (ISII) pada 22 November 2024 sebagai bagian dari ekspansi bisnis di sektor logistik dan infrastruktur.

Siapa ICTSI?

Penelusuran wartawan media ini: ICTSI, nama lengkapnya ICTSI Middle East DMCC.

ICTSI singkatan dari International Container Terminal Services, Inc.

ICTSI didirikan pada Desember 1987 di Filipina. Kegiatan perusahaan ini mulai dari mengakuisisi, mengembangkan, hingga mengoperasikan pelabuhan dan terminal peti kemas (kontainer) di seluruh dunia.

Tercatat saat ini, ICTSI setidaknya sudah beroperasi di 32 terminal yang tersebar di 19 negara di 6 benua. (sumber: ictsi.com)

Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. (F: BatamNow)

Interport dan ICTSI di PT BACT

Dalam struktur perusahaan PT BACT, tercatat kepemilikan saham oleh PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (ISII).

Awalnya PT BACT didirikan oleh PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia (ISII) dan PT Indika Logistic & Support Services (ILSS) pada 2 Desember 2024.(sumber: Laporan Tahun 2024 PT Indika Energy Tbk)

Baca Juga:  "Tiba-tiba" Persero Batam Diminta Hengkang dari Pelabuhan Batu Ampar?

Kini, PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia bersama ICTSI Middle East DMCC yang menjadi pemegang saham di PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) yang berkedudukan di Jalan Yos Sudarso Nomor 1, Batu Ampar, Kota Batam.

PT BACT didirikan dengan maksud dan tujuan “Aktivitas Pelayanan Kepelabuhanan Laut”, spesifik dengan hanya satu Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) kode 52221.

Uraian KBLI 52221 adalah kelompok yang mencakup kegiatan usaha pelayanan kepelabuhan laut, yang berhubungan dengan angkutan perairan untuk penumpang, hewan atau barang, seperti pengoperasian fasilitas terminal.

Misalnya pelabuhan dan dermaga, navigasi, pemeriksaan barang muatan dalam kargo dan/atau peti kemas dengan menggunakan sumber radiasi pengion (zat radioaktif dan pembakit radiasi pengion), pelayaran dan kegiatan berlabuh, jasa penambatan, jasa pemanduan dan penundaan.

Kolam Dermaga di Pelabuhan Batu Ampar yang di tepinya terdapat 1 unit STS Crane. (F: BatamNow)

ICTSI Asal Filipina Pemegang Saham Mayoritas PT BACT

Penelusuran BatamNow.com dalam satu dokumen, PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) dengan modal disetor sebesar Rp 81 miliar (81 ribu lembar saham).

Hanya ada dua pemegang saham di PT BACT.

Pertama, ICTSI Middle East DMCC menguasai 60.750 lembar saham (75 persen), setara Rp 60,75 miliar modal.

Sementara PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia hanya memiliki 20.250 lembar saham (25 persen), atau senilai 20,25 miliar modal PT BACT.

Gerbang masuk-keluar Pelabuhan Batu Ampar di Kota Batam. (F: BatamNow)

Direksi dan Komisaris

Masih hasil penelusuran media ini, PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) tercatat melakukan perubahan anggaran dasar dan perubahan data perusahaan lewat notaris di Jakarta Timur dengan akta tertanggal 11 Februari 2025.

Perubahan anggaran dasar meliputi peningkatan modal ditempatkan/ disetor, jenis perseroan, dan sejumlah pasal.

Saat ini PT BACT tercatat sebagai perusahaan jenis PMA (Penanaman Modal Asing).

Sedangkan perubahan data perseroan meliputi jajaran direksi dan komisaris serta peralihan saham.

Berikut ini struktur pengurus dan pemegang saham di PT Batu Ampar Container Terminal (BACT):

  • Komisaris Utama: Christian Martin Razon Gonzalez
  • Komisaris: Adi Darma Shima SE
  • Komisaris: Gerard Josef Langes
  • Direktur Utama: Hsin-Kai Huang
  • Direktur: Karl Jose Egot Saringan
  • Direktur: Ny Restrimaya Susiwi
  • ICTSI Middle East DMCC: 60.750 lembar saham
  • PT Interport Sarana Infrastruktur Indonesia: 20.250 lembar saham. (D/Red)
Berita Sebelumnya

Ketum Firdaus Bersama Pengurus SMSI Pusat Audiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Berita Selanjutnya

Gubernur Ansar Resmi Buka Musrenbang RKPD Kepri 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi, Infrastruktur, dan SDM

Berita Selanjutnya
Gubernur Ansar Resmi Buka Musrenbang RKPD Kepri 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi, Infrastruktur, dan SDM

Gubernur Ansar Resmi Buka Musrenbang RKPD Kepri 2026: Dorong Akselerasi Ekonomi, Infrastruktur, dan SDM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com