Kapolri Listyo Sigit Copot Kapolres Malang Buntut Tragedi Kanjuruhan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kapolri Listyo Sigit Copot Kapolres Malang Buntut Tragedi Kanjuruhan

by BATAM NOW
03/Okt/2022 20:30
Cabut Telegram Larangan Media, Kapolri: Kami Butuh Masukan dari Masyarakat

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat sebagai buntut tragedi Kanjuruhan.

Dilansir Tempo, pengumuman ini diungkapkan Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Malang.

“Menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Firli Hidayat dimutasikan jadi Pamen SSDM Polri digantikan AKBP Putu Kholis Arya yang sebelumnya Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya,” kata Dedi saat di Malang, Senin (03/10/2022).

Selain mencopot Ferli, Dedi mengungkapkan berdasar perintah Kapolri, Kapolda Jawa Timur juga saat ini menonaktifkan Danyon, Danki, dan Danton Brimob sebanyak 9 orang.

“Danyon atas nama AKBP Agus Waluyo. Kemudian Danki AKP Khas Darman, Danton Aiptu Solihin, Aiptu M Syamsul, Aiptu Ari Dwiyanto, Danki atas nama AKP Untung, kemudian Danton atas nama AKP Danang, kemudian Danton AKP Nanang, kemudian Danton Aiptu Budi,” kata Dedi.

Saat ini mereka bersembilan masih dalam proses pemeriksaan oleh Tim Polri.

Pada kesempatan ini, Dedi juga menjelaskan bahwa Polri telah melakukan pemeriksaan 20 orang saksi. Polri telah menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. “Dari hasil pemeriksaan tersebut tim melakukan gelar perkara. Dari hasil gelar perkara meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan,” kata Dedi.

Baca Juga:  Tahun Depan, Belanja di Singapura Bisa Pakai Rupiah

Kerusuhan selepas pertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang itu menyebabkan sebanyak 125 orang meninggal dunia. Sementara ratusan orang lainnya mengalami luka-luka. (*)

Berita Sebelumnya

Beras di Batam Disebut 90 Persen Selundupan dari Vietnam, Kepala Bapanas: Laporkan ke Satgas Pangan!

Berita Selanjutnya

PPKM di Indonesia Diperpanjang Hingga 7 November 2022, Semua Daerah Level 1

Berita Selanjutnya
Pakai Masker Usai Divaksin Bisa Lindungi Nyawa Ribuan Orang

PPKM di Indonesia Diperpanjang Hingga 7 November 2022, Semua Daerah Level 1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com