McDERMOTT International Inc, kini diterpa berita kebangkrutan atau dalam kondisi pailit.
Demikkian :batamnow:mengutip Reuters dan Wall Street Journal. Kedua media asing itu juga menjelaskan bahwa isu kebangkrutan itu mereka dapat dari berbagai sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Diberitakan, penyedia layanan ladang minyak Dunia itu, sedang dalam negosiasi dengan pihak pemberi pinjaman sebelum kepailitan itu diajukan ke pengadilan niaga dalam beberapa minggu kedepan.
Sekelompok pemberi pinjaman yang dipimpin oleh HPS Investment Partners dan Baupost Group LLC. Kelompok perusahaan ini yang akan memberikan pinjaman sekitar $ 2 Miliar atau setara Rp 2,7 Triliun untuk menjaga operasi perusahaan berjalan selama kebangkrutan, demikian laporan itu. McDermott, yang sahamnya turun 45,7% pada $ 0,76, menolak berkomentar.
Pencarian pendanaan sebelum kepailitan adalah dalam upaya membantu perusahaan menyediakan letter of credit, yang sangat penting bagi perusahaan untuk melanjutkan proyek pembiayaan.
Sebagian besar surat kredit McDermott kedaluwarsa dalam kurun waktu satu tahun.
Perlu diperbarui agar perusahaan dapat melanjutkan pekerjaannya pada beberapa proyek, kata media itu.
McDermott akan terus mengejar proses penjualan untuk unit Teknologi Lummus di saat kebangkrutannya. Itu sebagai bagian dari rencana restrukturisasi.
Sebelumnya pada September lalu, perusahaan menerima minat pengambilalihan untuk semua atau sebagian dari bisnisnya yang dihargai lebih dari $ 2,5 Miliar atau setara Rp 3 Triliun lebih.
Perwakilan untuk McDermott, Baupost dan HPS menolak mengomentari negosiasi. Saham perusahaan turun sebanyak 64% pada Senin minggu lalu. Dow Jones melaporkan berita itu sebelumnya.
McDermott telah berada di bawah tekanan sejak September 2019, ketika saham dan obligasi jatuh di tengah berita bahwa mereka telah menyewa penasihat untuk saran perbaikan. Perusahaan telah berjuang untuk mengintegrasikan akuisisi Chicago Bridge & Iron Co dan membersihkan simpanan proyek, yang mengarah pada hasil pendapatan yang lebih rendah.
Perusahaan mendapatkan bagian dari paket pembiayaan penyelamatan $ 1,7 Miliar di tengah kesabaran dari beberapa kreditornya. Tapi periode bantuan berakhir pada 15 Januari, dan bisa menjadi pemicu pengajuan kepailitan. Pada hari Selasa, obligasi 2024 sebagian besar tidak berubah pada 11 sen dolar.
McDermott juga telah berusaha menopang likuiditas melalui penjualan bisnis Teknologi Lummus.
Lalu adakah benang merah McDermott Int ini dengan McDermott Batam?
:batamnow:mendatangi perusahaan McDermott Indonesia di Batu Ampar, Batam untuk melakukan konfirmasi, Kamis (16/1).
Pihak manajemen McDermott lewat security perusahaan asing itu menjelaskan ”pihak manajemen tidak bersedia dan berhak untuk mengomentari hal itu,” katanya ke wartawan :batamnow:.
:batamnow: menanyakan kembali kepada security tersebut apakah ada hubungan antara McDermott Batam dengan McDermott International?
”Ya pasti ada hubungannya,” katanya.(*)

