Muhammadiyah Ingatkan Umat Islam: Rusia Vs Ukraina Bukan Konflik Agama - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Muhammadiyah Ingatkan Umat Islam: Rusia Vs Ukraina Bukan Konflik Agama

04/Mar/2022 10:39
Kronologi & Penyebab Mengapa Rusia Menyerang Ukraina

Ilustrasi. Kekuatan militer Ukraina & Rusia. (F: Aristya Rahadian)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan bahwa perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina belakangan ini bukan masalah agama.

Dilansir CNN Indonesia, Haedar lantas meminta umat Islam Indonesia tak terpengaruh dan terprovokasi terhadap pelbagai propaganda yang marak belakangan ini.

“Mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam, agar tidak terpengaruh oleh provokasi dan propaganda kedua belah pihak yang berusaha mencari dukungan politik internasional. Peperangan Rusia-Ukraina bukanlah karena masalah agama,” kata Haedar dalam keterangan resminya dikutip Jumat (04/03/2022).

Haedar meminta masyarakat dan umat Islam tetap menjaga kerukunan dan persatuan. Ia juga meminta agar umat Islam tidak menyebarkan informasi tidak jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Haedar juga menekankan agar tindakan hegemoni dalam bentuk apapun harus dijauhkan dalam tatanan dunia baru yang menjunjung demokrasi dan perdamaian.

“Karena pada dasarnya semua negara dan bangsa di muka bumi ini memiliki kesetaraan,” kata Haedar.

Di sisi lain, Haedar mengaku prihatin dengan peperangan Rusia-Ukraina yang terjadi sampai saat ini. Baginya, peperangan pasti menimbulkan kerusakan fasilitas publik dan korban jiwa. Ia juga menilai Peperangan bukanlah jalan keluar menyelesaikan masalah.

Baca Juga:  Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Tingkatkan Kapasitas Publikasi dan Kehumasan ASN

“Mendesak kedua belah pihak untuk dapat melakukan gencatan senjata dan mencoba mencari solusi damai melalui meja perundingan,” pinta Haedar.

Haedar juga meminta agar pemerintah Indonesia bisa lebih aktif dan proaktif terlibat dalam penyelesaian peperangan Rusia-Ukraina. Ia juga mendesak PBB melakukan langkah untuk mengakhiri peperangan.

“Karena akan menimbulkan masalah yang kompleks baik ekonomi, politik, kemanusiaan, perdamaian global, dan masalah-masalah lainnya,” kata dia. (*)- 

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

ASTINDO Hybrid Travel Fair (ATF) 2022 Bawa Misi Reaktivasi Industri Pariwisata dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Berita Selanjutnya

Turis ke Batam Bebas Karantina Per 14 Maret, Kadisbudpar: Kita Sudah Siap

Berita Selanjutnya
26 Wisatawan Singapura Tiba di Nongsapura Ferry Terminal dengan Skema Travel Bubble

Turis ke Batam Bebas Karantina Per 14 Maret, Kadisbudpar: Kita Sudah Siap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com