Sengkarut Pengelolaan SPAM BP Batam, Baterai Alat Ukur Air di Hulu Pun Bermasalah - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com
Laporan (Bagian-1)

Sengkarut Pengelolaan SPAM BP Batam, Baterai Alat Ukur Air di Hulu Pun Bermasalah

10/Des/2023 13:37
Air Minum Produksi BP Batam Diduga Luput Pengawasan Eksternal

SPAM Batam. (F: Instagram)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Sengkarut pelayanan SPAM BP Batam sulit dinafikan, utamanya rentetan pada kasus pipa bocor.

Lalu ada lagi temuan baru nan lucu tentang perincian pembacaan volume air baku yang tidak wajar.

Begini ketidakwajaran itu; jumlah volume air baku yang diproduksi dari empat waduk milik BP Batam tercatat 18.719.516 meter kubik (m³), namun volume yang dialirkan mejadi air curah lebih besar jadi 18.752.159 m³.

Dari perhitungan volume air yang diproduksi hulu, jumlahnya naik di hilir.

“Ya soal ini memang rada aneh, paling tidak ya samalah berapa yang diproduksi di hulu dan berapa yang sampai di hilir dan bahkan secara logikanya harusnya volumenya berpotensi berkurang di hilir, ini malah terbalik ibarat 1 dikurang 1 harusnya impas, ini malah plus,” kata Panahatan SH, Ketua DPP LI-Tipikor dan Hukum Kinerja Aparatur Negara ini.

Masalah disebut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, tidak wajar.

Temuan BPK ini adalah catatan volume air baku yang diproduksi dari empat waduk di Batam, dalam beberapa bulan di tahun 2022.

Baca Juga:  GM Pengelolaan Lingkungan Iyus Rusmana Beda dengan Kepala BP Batam Muhammad Rudi Soal IPAL

BPK di Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BP Batam Tahun 2022, menjelaskan dalam proses pengolahan dari air baku menjadi air curah umumnya akan terdapat kehilangan air sehingga air curah lebih kecil dari volume air baku.

Lalu pihak Badan Usaha (BU) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam pun masih berkelit, manakala BPK mewawancarai Asisten Manajer Instalasi dan Pengelolaan Air Minum sebagaimana dalam LHP BPK.

Katanya, terjadinya ketidakwajaran itu karena kerusakan pada alat ukur yang dapat disebabkan sensor alat ukur terendam air, alat ukur terkena petir atau baterai alat ukur habis.

BPK dalam LHP atas Sistem Pengendalian Intern BP Batam Tahun 2022 mencatat terdapat selisih volume 387.875 m³, atau terdapat selisih nilai tagihan sebesar Rp 174 juta lebih.

“Sekelas BU SPAM BP Batam, ternyata masalah teknis pengelolaan air minum masih berkutat pada urusan baterai alat ukur air yang mati, pantauan masyarakat pelanggan menderita, ada-ada saja,” ujarnya sembari menggelengkan kepalanya. (red)

Berita Sebelumnya

Dukung Penggunaan Energi Bersih, PLN Batam Siap Layani Permintaan REC untuk Pelanggan

Berita Selanjutnya

Ditabrak Truk Crane, Bertubi-tubi Kebocoran Pipa SPAM BP Batam di Simpang Indomobil Baloi

Berita Selanjutnya
Ditabrak Truk Crane, Bertubi-tubi Kebocoran Pipa SPAM BP Batam di Simpang Indomobil Baloi

Ditabrak Truk Crane, Bertubi-tubi Kebocoran Pipa SPAM BP Batam di Simpang Indomobil Baloi

Comments 1

  1. Ping-balik: Sengkarut Pengelolaan SPAM BP Batam Langgar Peraturan Menteri Perdagangan - BatamNow.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan PLN
iklan AEC
BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com