Terjadi Lagi, Kapal Elsa Regent Kebakaran di PT ASL Shipyard Batam, Kapolsek Batu Aji: Tidak Ada Korban Jiwa - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Terjadi Lagi, Kapal Elsa Regent Kebakaran di PT ASL Shipyard Batam, Kapolsek Batu Aji: Tidak Ada Korban Jiwa

by BATAM NOW
25/Jan/2026 17:26
Terjadi Lagi, Kapal Elsa Regent Kebakaran di PT ASL Shipyard Batam, Kapolsek Batu Aji: Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran kapal Elsa Regent di kawasan PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Kota Batam, Minggu (25/01/2026). (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Terjadi lagi kebakaran kapal di kawasan PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batam. Kali ini, kapal Elsa Regent yang dilalap api, Minggu (25/01/2026).

Pantauan BatamNow.com di lokasi, mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke PT ASL Shipyard. Informasinya ada tiga unit mobil Damkar memadamkan api yang melalap bagian dek atas kapal.

Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizky Subagyo mengatakan kebakaran kapal Elsa Regent milik PT Elnusa Trans Samudera itu berhasil dipadamkan sekira pukul 16.00 WIB.

“Kalau untuk ledakan, tidak ada. Karena tidak ada kegiatan di atas. Dari K3 menyatakan tidak ada korban juga atas kejadian ini,” jelasnya kepada wartawan di kawasan PT ASL Shipyard Indonesia.

@batamnow Terjadi lagi kebakaran kapal di PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batam. Kali ini, kapal Elsa Regent yang dilalap api, Minggu (25/01/2026). Pantauan BatamNow.com di lokasi, mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke PT ASL Shipyard. Informasinya ada tiga unit mobil Damkar yang memadamkan api yang melalap bagian dek atas kapal.   Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subageyo mengatakan kebakaran kapal Elsa Regent milik PT Elnusa Trans Samudra itu berhasil dipadamkan sekira pukul 16.00 WIB. “Kalau untuk ledakan, tidak ada. Karena tidak ada kegiatan di atas. Dari K3 menyatakan tidak ada korban juga atas kejadian ini,” jelasnya kepada wartawan di kawasan PT ASL Shipyard Indonesia. Menurut Bayu, kapal Elsa Regent yang biasa digunakan untuk survei kelautan itu sudah lima tahun parkir di galangan kapal PT ASL sebelum terjadi kebakaran.   Soal informasi dugaan kapal memuat minyak mentah, ia belum bisa memastikan. “Informasi itu saya belum dapat. Coba saya selidiki lagi. Tapi dari PT bilang kapal ini ada sebelum parkir di sini tugasnya survei-survei begitu, mungkin survei kabel serat optik di dalam laut. Tadi dari pihak ASL menyatakan seperti itu,” terang Bayu. Di lain kesempatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dicky Wijaya mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Ia mengatakan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran kapal Elsa Regent. “Tidak ada korban luka atau apapun karena kapal tersebut dalam keadaan kosong,” kata Dicky kepada BatamNow.com, Minggu (25/01). Kini, ujarnya, pengawas masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebarakan kapal Elsa Regent. “Kapal tersebut sudah cukup lama, sudah tiga tahun di dok, di PT ASL,” terangnya. “Penyebabnya masih kita selidiki apakah hasil residu uap karena memang kapal itu bekas kapal muatan minyak mentah,” tambahnya. Dicky menyebutkan, Disnakertrans Kepri akan terus mengawasi pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PT ASL Shipyard Indonesia. “Intinya kami dari Dinas Tengah Kerja Provinsi Kepulauan Riau, pengawasan, selalu melakukan pengawasan secara efektif dalam pelaksanaan K3 yang ada di PT ASL,” ujarnya. Diberitakan, sudah beberapa kali terjadi ledakan maupun kebakaran kapal di PT ASL Shipyard. Sebelum ini, MT Federal II meledak di PT ASL Shipyard terjadi pada 15 Oktober 2025 dan menewaskan 14 pekerja. Kapal yang sama, juga meledak pada 24 Juni dan menewaskan empat orang. Dua orang ditetapkan tersangka dalam kasus ledakan pertama dan kini dalam proses persidangan. Baca beritanya di BatamNow.com #batam #batamnow #batamtiktok #fyp #batamhits ♬ News, news, seriousness, tension(1077866) – Lyrebirds music

Menurut Bayu, kapal Elsa Regent yang biasa digunakan untuk survei kelautan itu sudah lima tahun parkir di galangan kapal PT ASL sebelum terjadi kebakaran.

Baca Juga:  Yusuf Tankin Selamat Setelah 38 Jam Terjebak dalam Tugboat Terbalik di Perairan ASL Shipyard

Soal informasi dugaan kapal memuat minyak mentah, ia belum bisa memastikan.

“Informasi itu saya belum dapat. Coba saya selidiki lagi. Tapi dari PT bilang kapal ini ada sebelum parkir di sini tugasnya survei-survei begitu, mungkin survei kabel serat optik di dalam laut. Tadi dari pihak ASL menyatakan seperti itu,” terang Bayu.

Di lain kesempatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Diky Wijaya mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 14.00 WIB.

Ia mengatakan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran kapal Elsa Regent.

“Tidak ada korban luka atau apapun karena kapal tersebut dalam keadaan kosong,” kata Diky kepada BatamNow.com, Minggu (25/01).

Kini, ujarnya, pengawas masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebarakan kapal Elsa Regent.

“Kapal tersebut sudah cukup lama, sudah tiga tahun di dok, di PT ASL,” terangnya.

“Penyebabnya masih kita selidiki apakah hasil residu uap karena memang kapal itu bekas kapal muatan minyak mentah,” tambahnya.

Diky menyebutkan, Disnakertrans Kepri akan terus mengawasi pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PT ASL Shipyard Indonesia.

“Intinya kami dari Dinas Tengah Kerja Provinsi Kepulauan Riau, pengawasan, selalu melakukan pengawasan secara efektif dalam pelaksanaan K3 yang ada di PT ASL,” ujarnya.

Diberitakan, sudah beberapa kali terjadi ledakan maupun kebakaran kapal di PT ASL Shipyard.

Sebelum ini, MT Federal II meledak di PT ASL Shipyard terjadi pada 15 Oktober 2025 dan menewaskan 14 pekerja.

Kapal yang sama, juga meledak pada 24 Juni dan menewaskan empat orang. Dua orang ditetapkan tersangka dalam kasus ledakan pertama dan kini dalam proses persidangan. (H)

Berita Sebelumnya

Kepala BP Batam Diminta Jelaskan Temuan BPK Masalah Besar Meteran Air Minum Pelanggan

Berita Selanjutnya

Tekankan Soliditas, BRK Syariah Gelar Turnamen Mini Soccer Wilayah Kepri

Berita Selanjutnya
Tekankan Soliditas, BRK Syariah Gelar Turnamen Mini Soccer Wilayah Kepri

Tekankan Soliditas, BRK Syariah Gelar Turnamen Mini Soccer Wilayah Kepri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com