Varian Lokal Covid RI Ditemukan, Lebih Ganas dari Omicron? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Varian Lokal Covid RI Ditemukan, Lebih Ganas dari Omicron?

21/Jan/2022 14:38
Studi: Risiko Wafat karena Infeksi Covid B117 Lebih Tinggi

IIustrasi, mutasi Covid-19. (F: iStockphoto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Varian lokal Covid-19 baru dikabarkan telah ditemukan di Indonesia. Varian yang bermutasi dan berkembang biak di lingkungan sekitar itu pertama kali ditemukan di Surabaya, Jawa Timur.

Dilansir CNBCIndonesia.com, Institute Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga pertama kali menemukan varian tersebut, setelah melakukan uji coba pada 18 sampel yang terdeteksi dari pasien Covid-19 di universitas.”Ada 8 varian Omicron, 9 varian Delta, dan satu varian lokal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Erwin Astha Tryiono, seperti dikutip detik, Rabu (19/01/2022).

ITD sendiri mengklaim bahwa varian tersebut berbeda dengan mutasi Covid-19 manapun, baik itu Delta atau Omicron. Varian itu juga disebut berbeda secara karateristik dengan Covid-19 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada 2019 lalu.

Meski demikian belum ada keterangan lagi apakah varian ini lebih menular dari Omicron atau varian lainnya yang lebih dulu ada.

Sebagaimana diketahui, Omicron kini menjadi varian paling menular di dunia, bahkan menggantikan Delta, meski baru ditemukan akhir November 2021 lalu.

Baca Juga:  PLN Buka Lowongan Kerja untuk Ribuan Pendaftar

Sementara itu, Eks Direktur Penyakit Menular Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Tjandra Yoga Aditama mengatakan jika benar ditemukan sebuah varian lokal, maka ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, adalah menganalisa secara genomik. Dari hasil analisa, barulah dapat diketahui langkah selanjutnya.

“Kalau dianggap penting, maka Indonesia tinggal menginformasikan ke Global Outbreak Alert and Response Network (GOARN) untuk nanti diputuskan apakah akan masuk variant under monitoring (VUM) atau tidak. Atau mungkin saja sudah ada laporan varian serupa dari beberapa negara lain yang mungkin perangainya tidak mengkhawatirkan,” kata Tjandra melalui keterangan tertulis diperoleh CNBC Indonesia.

Tjandra menegaskan bahwa Virus SARS CoV2 akan terus bermutasi dan tidak menutup kemungkinan muncul varian baru di berbagai belahan dunia. Namun, menurutnya, hal tersebut perlu penelitian lebih dalam.

“Tetapi varian baru bisa saja tidak punya dampak pada kesehatan masyarakat, atau ada dampak terbatas, dan lain-lain,” tegasnya. (*)

Berita Sebelumnya

Satgas: 20 Persen Jemaah Umrah yang Kembali Terdeteksi Positif Covid-19

Berita Selanjutnya

Diupah Rp 30 Juta Jemput Sabu dan Ekstasi di Batam, BNNP Kepri Bekuk Dua Wanita Asal Jakarta

Berita Selanjutnya
Diupah Rp 30 Juta Jemput Sabu dan Ekstasi di Batam, BNNP Kepri Bekuk Dua Wanita Asal Jakarta

Diupah Rp 30 Juta Jemput Sabu dan Ekstasi di Batam, BNNP Kepri Bekuk Dua Wanita Asal Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com