BatamNow.com – Seorang wanita muda berinisial JPB (21 tahun) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Perumahan Pendawa Asri Blok B3 No. 01, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Senin (06/04/2026) malam.
Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh temannya sekitar pukul 22.50 WIB. Saat itu, saksi mendatangi kamar kos korban dan mendapati pintu dalam kondisi sedikit terbuka.
“Kemudian temannya melihat ke kamar mandi dengan cara memanjat dan melihat korban sudah tergeletak tanpa mengenakan celana,” ujar AKP Bayu.
Dari keterangan polisi, sebelumnya pada pukul 15.54 WIB, korban sempat mengirim pesan WhatsApp kepada temannya untuk meminta dibelikan obat sakit perut.
Namun saat ditanya lebih lanjut, korban hanya mengeluhkan sakit perut tanpa menjelaskan secara rinci kepada temannya yang menjadi saksi.
Sekitar pukul 22.30 WIB, saksi sempat mencoba menghubungi korban melalui telepon, namun tidak mendapat respons.
Karena khawatir, saksi kemudian mendatangi kamar kos korban hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tergeletak di kamar mandi.
Setelah penemuan tersebut, saksi memanggil penghuni kos lainnya dan melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan (security).
Korban kemudian dipindahkan ke atas kasur dan sekitar pukul 23.30 WIB dibawa ke RS Graha Hermine Batam bersama petugas keamanan.
“Sekira pukul 00.30 WIB, piket menerima laporan dan langsung mendatangi TKP serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polresta Barelang dan RS Bhayangkara Batam,” jelasnya.
Pada Selasa (07/04) sekitar pukul 16.20 WIB, polisi kembali mendatangi kamar kos tersebut untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, petugas menemukan jasad bayi laki-laki di dalam lemari pakaian, terbungkus handuk.
“Di hari yang sama sekitar pukul 16.20 kami kembali ke kemar kos untuk melakukan pengecekan kembali dan kami menemukan bayi, ada dugaan digugurkan, dari hasil visum bayi tersebut memiliki berat 4,2 kilogram dan korban juga meninggal dunia,” ungkap AKP Bayu. (H)

