:batamnow:: Ini pertanyaan yang berkembang sekarang pak.
Dendi: Kalau bapak bertanya detil, ya, saya bukan orang yang bicara tanpa data. Saya juga gak tau angka 1 triliun itu angka benar atau tidak. Bisa saja bapak bilang 1,5 triliun, saya gak pegang data dan bapak tau saya tidak tau kan. Bagaimana saya bisa menjawab?
:batamnow:: Di report BPPSPAM itu di-publish pak.
Dendi: Ya kan saya juga tidak membaca report itu pak. Yang saya baca kan begitu banyak laporan, tapi bisa jadi saya tidak membaca report yang bapak maksud. Atau saya membaca report itu tapi saya tidak membaca angka yang bapak tertarik, belum tentu saya tertarik kan. Tapi bukan berarti saya kemudian tidak boleh menjawab. Silakan bapak buat pertanyaan tertulis bapak secara detil ke BP Batam, saya akan coba untuk mencari jawaban. Tapi ketika pertanyaannya sifatnya konsesi saya siap.
:batamnow:: Kemudian ini lagi pak, tahun 2005 kan berubah, tadinya konsorsium ATB ada 3; Biwater Internasional, Syabata Cemerlang dan Bangun Cipta Kontraktor.
Dendi: (langsung memotong pertanyaan) Syabata menjual sahamnya kepada Biwater dan Bangun Cipta, sehingga komposisi sahamnya menjadi 50:50. Tapi saya tidak hafal tahun berapa. Tapi yang bapak sampaikan betul.
:batamnow:: Di sana sekarang ini bukan Biwater?
Dendi: Sudah dijual.
:batamnow:: Ke Cascal?
Dendi: Ya.
