KPPU Keker Dua Masalah di BU Pelabuhan BP Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

KPPU Keker Dua Masalah di BU Pelabuhan BP Batam

07/Jul/2024 06:15
Implementasi TCA di Batam Jangan Sampai Kepedean

Pelabuhan Feri Internasional Batam Center. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI kini, tengah “mengeker” atau menyelidiki dua isu krusial, di pusaran Badan Usaha (BU) Pelabuhan BP Batam.

Diketahui, saat ini KPPU sedang melakukan proses penyidikan terkait kenaikan harga tiket Batam-Singapura-Batam, yang cukup signifikan.

Sebelum pandemi Covid-19, tarif tiket feri penyeberangan Batam-Singapura pulang-pergi berkisar antara Rp 360.000 sampai Rp 480.000.

Kemudian pasca pandemi, tarif tiket meroket dua kali lipat, di kisaran Rp 800.000.

Selain dugaan monopoli tarif tiket, KPPU juga sedang menyelidiki dugaan persekongkolan pada prakualifikasi/ tender pembangunan pelabuhan baru di wilayah BP Batam.

Baca Juga:  KPPU Inspeksi Pelabuhan Feri Batam Center Buntut Dugaan Prakualifikasi Tak Sehat

Nilai investasi yang akan digelontorkan pemenang tender ini mencapai Rp 3,4 triliun.

Pelabuhan dan terminal internasional di Batam Center itu akan diperluas dari 2,5 hektare existing menjadi 23,4 hektare.

Dari 23,4 hektare itu, seluas sekitar 9 hektare untuk terminal baru feri internasional Batam Centre dan sekitar 14,4 hektare untuk kawasan komersial.

Sedangkan nilai proyek pembangunan, pengoperasian dan pengembangan pelabuhan dan terminal baru membutuhkan dana yang diperkirakan Rp 3,4 triliun lebih yang terdiri investasi dari mitra diperkirakan Rp 1,49 triliun dan investasi area komersial kurang lebih sebesar Rp 1,91 triliun lebih.

Baca Juga:  KPPU: Tak Boleh Ada Persekongkolan di Tender Pelabuhan Batam Center

Dalam prakualifikasi itu, beberapa peserta keberatan atas persyaratan yang dibuat panitia dari BP Batam dinilai tak masuk akal.

Dalam proses panjang itu, satu perusahaan disebut telah dinyatakan lolos prakualifikasi untuk mengelola pelabuhan Feri Internasional Batam Center, yaitu PT Harapan Mitra Properti.

KPPU RI sampai turun ke Batam pada minggu lalu, karena ada pengaduan masalah di proses prakualifikasi itu sebagaimana dibenarkan ketuanya M Fanshurullah Asa.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI, M Fanshurullah Asa (batik merah), di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Jumat (28/06/2024). (F: BatamNow)

Dia menegaskan jangan ada persekongkolan dalam kenaikan tarif harga tiket maupun tender pengelolaan pengoperasian pelabuhan Batam Center.

KPPU juga akan meningkatkan upaya pencegahan pelanggaran persaingan usaha di Batam khusunya pada industri pelayaran. (Aman)

Berita Sebelumnya

PT Capella Dinamik Nusantara Kepri Luncurkan All New Honda BeAT dengan Desain dan Fitur Keamanan Baru

Berita Selanjutnya

Sempat Ribut, Ini Kesepakatan Sopir Taksi Online dan Taksi Pangkalan Bandara Hang Nadim Batam

Berita Selanjutnya
Sempat Ribut, Ini Kesepakatan Sopir Taksi Online dan Taksi Pangkalan Bandara Hang Nadim Batam

Sempat Ribut, Ini Kesepakatan Sopir Taksi Online dan Taksi Pangkalan Bandara Hang Nadim Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com